Download Robot Forex Trading Double CCI and Rsioma FX MT5 Strategy
Strategi FX MT5 Double CCI dan RSIOMA, di mana kedua indikator ini menyaring indikator panah tren.
Pengaturan Strategi
Kerangka waktu 5 menit atau lebih tinggi, tetapi pengaturan ini lebih cocok untuk perdagangan harian, jadi untuk kerangka waktu 5 menit dan 15 menit.
Indikator MT5:
Trend Signal: Indikator waktu utama untuk sinyal masuk (12, 2).
RSIOMA (Relative Strength Index of Moving Average): Mengkonfirmasi kekuatan momentum dan arah tren (pengaturan default).
CCI Double Smoothed Wilder’s EMA: Indikator konfirmasi tren dengan garis biru atau oranye untuk menandakan arah tren (pengaturan default).
Aset: Cocok untuk pasangan forex, indeks, atau komoditas utama dengan volatilitas tinggi.
Aturan Entri
Sinyal Tren:
Cari sinyal beli atau jual yang jelas yang dihasilkan oleh indikator Sinyal Tren.
Sinyal Beli: Ketika Sinyal Tren menunjukkan sinyal naik.
Sinyal Jual: Ketika Sinyal Tren menunjukkan sinyal turun.
Konfirmasi RSIOMA:
Untuk Beli:
Garis utama RSIOMA harus berada di atas garis titik hijau, menunjukkan momentum bullish.
Untuk Jual:
Garis utama RSIOMA harus oversold, menunjukkan momentum bearish.
Konfirmasi CCI Double Smoothed Wilder’s EMA:
Untuk Beli:
Garis CCI harus berwarna biru, menunjukkan tren naik.
Untuk Jual:
Garis CCI harus berwarna oranye, menunjukkan tren turun.
Entri:
Beli: Masuk ke perdagangan beli hanya ketika Sinyal Tren memberikan sinyal beli. Sinyal, RSIOMA mengkonfirmasi di atas garis titik hijau, dan garis CCI berwarna biru.
Jual: Masuk ke posisi jual hanya ketika Sinyal Tren memberikan sinyal jual, RSIOMA mengkonfirmasi dengan garis titik oranye di bawah, dan garis CCI berwarna oranye.
Aturan Keluar
Keluar Utama (Pengambilan Keuntungan):
Keluar ketika Sinyal Tren membalikkan sinyalnya (misalnya, dari beli ke jual).
Pertimbangkan untuk mengambil keuntungan jika garis RSIOMA atau CCI menunjukkan potensi kelelahan:
RSIOMA mencapai 80 atau lebih (untuk beli) atau turun ke 20 atau lebih (untuk jual).
Perubahan warna CCI (misalnya, dari biru ke oranye untuk beli atau oranye ke biru untuk jual) menandakan kemungkinan perubahan tren.
Keluar Sekunder (Stop Loss):
Tempatkan stop loss pada level support terdekat untuk beli atau level resistance terdekat untuk jual.
Sebagai alternatif, gunakan stop loss berbasis ATR:
Tetapkan stop loss pada 1,5 hingga 2 kali nilai ATR dari titik masuk untuk memperhitungkan fluktuasi harga sambil melindungi modal.
Trailing Stop (Opsional):
Gunakan trailing stop berdasarkan ATR untuk mengamankan keuntungan saat perdagangan bergerak sesuai keinginan Anda, sesuaikan stop saat harga terus bergerak searah tren.
Contoh Alur Kerja Beli
Sinyal Tren mengeluarkan sinyal beli.
Periksa RSIOMA:
Baca Juga: Download Zermatt - Agency Theme
Garis utama overbought dan tren naik, mengkonfirmasi momentum bullish.
Periksa CCI Double Smoothed Wilder’s EMA:
Garis CCI berwarna biru, mengkonfirmasi tren naik.
Masukkan Posisi Beli.
Pantau Kondisi Keluar:
Baca Juga: Download Robot Forex Binary Venome Strategy
Keluar jika Sinyal Tren berbalik menjadi jual.
Keluar jika RSIOMA atau CCI memberi sinyal potensi kelelahan (misalnya, RSIOMA mencapai 80 atau CCI).
Contoh Alur Kerja Jual
Sinyal Tren mengeluarkan sinyal jual.
Periksa RSIOMA:
Garis utama oversold dan tren turun, mengkonfirmasi bearish. momentum.
Periksa CCI Double Smoothed Wilder’s EMA:
Garis CCI berwarna oranye, mengkonfirmasi tren menurun.
Masukkan posisi Jual.
Pantau Kondisi Keluar:
Keluar jika Sinyal Tren berbalik menjadi beli.
Keluar jika RSIOMA atau CCI memberi sinyal potensi kelelahan (misalnya, RSIOMA mencapai 20 atau CCI).


DOWNLOAD FROM GOOGLE DRIVE, LINK BELOW:
(YOU MAY NEED TO PAY, PLEASE CLICK PAY TO READMORE)
Membaca anda dibatasi, Hanya dengan membayar Rp 28.750 untuk dapat membaca seluruh konten
Pay now, to get full reading
already purchased? Log in







Comments (0)