Nonton Film The King's Man (2021)
The King's Man (2021) — Asal-Usul Organisasi Rahasia dengan Darah, Politik, dan Tragedi
Jika dua film Kingsman sebelumnya terasa liar, stylish, dan penuh humor satir, maka The King's Man memilih jalur yang jauh lebih serius dan historis. Disutradarai kembali oleh Matthew Vaughn, film ini adalah prekuel yang menceritakan bagaimana organisasi Kingsman pertama kali terbentuk — di tengah kekacauan Perang Dunia I.
Dan kali ini, nadanya lebih kelam.
Seorang Ayah, Seorang Anak, dan Trauma Perang
Tokoh utama kita adalah Orlando Oxford (Ralph Fiennes), seorang bangsawan Inggris yang trauma melihat kekejaman perang setelah kehilangan istrinya.
Ia bersumpah untuk menjauhkan putranya, Conrad (Harris Dickinson), dari medan perang.
Baca Juga: Nonton Film Constantine (2005)
Namun Conrad justru merasa terpanggil untuk membela negaranya.
Konflik inti film ini bukan sekadar mata-mata versus penjahat, melainkan benturan antara:
-
Idealime muda
-
Trauma generasi tua
-
Harga yang harus dibayar oleh perang
Baca Juga: Nonton Film Chappie (2015)
Hubungan ayah dan anak ini menjadi tulang punggung emosional cerita.
Konspirasi Global — Sejarah Dipelintir
Film ini bermain dengan sejarah nyata, mencampurkan tokoh dunia seperti:
-
Rasputin
-
Kaiser Wilhelm II
-
King George V
Baca Juga: Nonton Film Avatar: The Way of Water
-
Tsar Nicholas II
Semua digambarkan terlibat dalam jaringan manipulasi global yang mendorong dunia ke Perang Dunia I.
Ada sosok “Shepherd” misterius yang mengendalikan konflik dari balik bayangan, menciptakan teori konspirasi besar bahwa perang bukan sekadar akibat politik — tapi hasil rekayasa.
Adegan Rasputin — Gila dan Tak Terlupakan
Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah kemunculan Rasputin, diperankan oleh Rhys Ifans.
Ia digambarkan liar, sensual, eksentrik, dan hampir seperti karakter dari film berbeda.
Baca Juga: Nonton Film Deadpool 2 (2018)
Adegan pertarungannya aneh, koreografinya unik, dan auranya benar-benar tak terduga.
Di sinilah kita kembali merasakan sentuhan “Kingsman” yang over-the-top.
Tone yang Lebih Gelap dari Ekspektasi
Berbeda dari Kingsman: The Secret Service, film ini jauh lebih serius.
Beberapa keputusan naratif bahkan cukup berani dan tragis — sesuatu yang mungkin mengejutkan bagi penonton yang mengharapkan aksi ringan penuh humor.
Film ini berbicara tentang:
Baca Juga: Nonton Film Shut In (2022)
-
Manipulasi kekuasaan
-
Nasionalisme buta
-
Kehilangan dalam perang
-
Awal lahirnya organisasi yang bekerja di luar sistem
Aksi tetap ada, dan tetap stylish, tapi emosinya lebih berat.
Baca Juga: Nonton Film Jumanji: Welcome to the Jungle
Visual dan Produksi
Desain produksi era Perang Dunia I dibuat dengan detail tinggi. Kostum aristokrat, medan perang berlumpur, hingga ruang diplomasi terasa autentik.
Koreografi aksinya masih khas Matthew Vaughn: cepat, rapi, dan sinematik.
Namun porsi drama sejarah cukup besar sehingga film ini terasa berbeda dari dua pendahulunya.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
-
Ralph Fiennes tampil karismatik dan elegan
Baca Juga: Nonton Film Eternals (2021)
-
Pendekatan sejarah yang menarik
-
Beberapa adegan aksi sangat stylish
-
Emosi lebih dalam dari ekspektasi
Kekurangan:
-
Tone tidak konsisten antara serius dan absurd
Baca Juga: Nonton Film Zombie land (2019)
-
Antagonis utama kurang kuat secara karakter
-
Pacing terasa agak panjang
Kesimpulan
The King's Man adalah prekuel yang berani mengambil arah berbeda.
Ia tidak sekonyol film sebelumnya.
Ia lebih serius.
Lebih politis.
Dan lebih tragis.
Baca Juga: Nonton Film Upgrade (2018)
NONTON FILM SILAHKAN SUBSCRIBE
Konten yang anda baca tersembunyi,
Klik Subscribe menjadi premium member,
Sehingga bisa membaca seluruh konten
Sign up with subscribe to get full reading
Already signed up or subscriber? Log in







Comments (0)