[BUKU BAHASA INDONESIA] A BRIEF HISTORY OF TIME - STEPHEN HAWKING

GLOSARIUM

NOL MUTLAK (Absolute zero): Suhu terendah yang mungkin, di mana zat tidak mengandung energi panas.
PERCEPATAN (Acceleration): Laju perubahan kecepatan suatu benda.
PRINSIP ANTROPIK (Anthropic principle): Kita melihat alam semesta seperti sekarang karena jika berbeda, kita tidak akan ada untuk mengamatinya.
ANTIPARTIKEL (Antiparticle): Setiap jenis partikel materi memiliki antipartikel yang sesuai. Ketika partikel bertumbukan dengan antipartikel, keduanya saling menghancurkan, menyisakan hanya energi.
ATOM (Atom): Unit dasar materi biasa, terdiri dari inti kecil (proton dan neutron) dikelilingi elektron yang mengorbit.
BIG BANG (Big bang): Singularitas pada awal alam semesta.
BIG CRUNCH (Big crunch): Singularitas pada akhir alam semesta.
LUBANG HITAM (Black hole): Wilayah ruang-waktu dari mana tidak ada yang bisa lolos, bahkan cahaya, karena gravitasi sangat kuat.
EFEK CASIMIR (Casimir effect): Tekanan tarik antara dua pelat logam datar dan sejajar yang diletakkan sangat dekat di vakum, akibat pengurangan jumlah partikel virtual di ruang antara pelat.
BATAS CHANDRASEKHAR (Chandrasekhar limit): Massa maksimum bintang dingin yang stabil; jika lebih besar, harus runtuh menjadi lubang hitam.
HUKUM KONSERVASI ENERGI (Conservation of energy): Hukum yang menyatakan bahwa energi (atau setara massanya) tidak dapat diciptakan atau dihancurkan.
KOORDINAT (Coordinates): Angka yang menentukan posisi suatu titik dalam ruang dan waktu.
KONSTANTA KOSMOLOGIS (Cosmological constant): Alat matematis yang digunakan Einstein agar ruang-waktu memiliki kecenderungan alami untuk mengembang.
KOSMOLOGI (Cosmology): Studi tentang alam semesta secara keseluruhan.
MATERI GELAP (Dark matter): Materi di galaksi, gugus, atau antara gugus yang tidak dapat diamati langsung tetapi dapat dideteksi melalui efek gravitasinya. Bisa mencapai 90% massa alam semesta.
DUALITAS (Duality): Korespondensi antara teori yang tampaknya berbeda tetapi menghasilkan hasil fisik yang sama.
JEMBATAN EINSTEIN-ROSEN (Einstein-Rosen bridge): Tabung tipis ruang-waktu yang menghubungkan dua lubang hitam; juga disebut wormhole.
MUATAN LISTRIK (Electric charge): Sifat partikel yang memungkinkan tolak-menolak (atau tarik-menarik) dengan partikel lain yang bermuatan sejenis (atau berlawanan).
GAYA ELEKTROMAGNETIK (Electromagnetic force): Gaya yang muncul antara partikel bermuatan listrik; kekuatan kedua dari empat gaya fundamental.
ELEKTRON (Electron): Partikel bermuatan negatif yang mengorbit inti atom.
ENERGI UNIFIKASI ELEKTROLEMAH (Electroweak unification energy): Energi (sekitar 100 GeV) di atasnya perbedaan antara gaya elektromagnetik dan gaya lemah menghilang.
PARTIKEL DASAR (Elementary particle): Partikel yang diyakini tidak bisa dibagi lagi.
PERISTIWA (Event): Titik dalam ruang-waktu yang ditentukan oleh waktu dan tempatnya.
HORISON PERISTIWA (Event horizon): Batas lubang hitam.
PRINSIP EKSKLUSI (Exclusion principle): Dua partikel identik spin-1/2 tidak bisa memiliki posisi dan kecepatan sama secara bersamaan, sesuai prinsip ketidakpastian.
MEDAN (Field): Sesuatu yang ada di seluruh ruang dan waktu, berbeda dengan partikel yang ada hanya di satu titik tertentu.
FREKUENSI (Frequency): Jumlah siklus lengkap gelombang per detik.
SINA GAMMA (Gamma rays): Gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang sangat pendek, dihasilkan dari peluruhan radioaktif atau tumbukan partikel dasar.
RELATIVITAS UMUM (General relativity): Teori Einstein bahwa hukum sains sama untuk semua pengamat, menjelaskan gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu empat dimensi.
GEODESIK (Geodesic): Jalur terpendek (atau terpanjang) antara dua titik.
ENERGI UNIFIKASI BESAR (Grand unification energy): Energi di mana gaya elektromagnetik, lemah, dan kuat diyakini tidak bisa dibedakan.
TEORI UNIFIKASI BESAR (Grand unified theory, GUT): Teori yang menyatukan gaya elektromagnetik, kuat, dan lemah.
WAKTU IMAGINER (Imaginary time): Waktu yang diukur menggunakan bilangan imajiner.
KERUCUT CAHAYA (Light cone): Permukaan di ruang-waktu yang menunjukkan arah cahaya melalui suatu peristiwa.
DETIK CAHAYA (Light-second / light-year): Jarak yang ditempuh cahaya dalam satu detik (atau tahun).
MEDAN MAGNET (Magnetic field): Medan yang menyebabkan gaya magnetik, kini digabung dengan medan listrik menjadi medan elektromagnetik.
MASA (Mass): Kuantitas materi dalam tubuh; inersia atau resistensi terhadap percepatan.
RADIASI LATAR MIKRO (Microwave background radiation): Radiasi sisa alam semesta awal yang panas, kini bergeser merah menjadi gelombang mikro.
SINGULARITAS TELANJANG (Naked singularity): Singularitas ruang-waktu tanpa lubang hitam mengelilinginya.
NEUTRINO (Neutrino): Partikel sangat ringan (mungkin tanpa massa), dipengaruhi hanya oleh gaya lemah dan gravitasi.
NEUTRON (Neutron): Partikel netral, mirip proton, kira-kira setengah partikel inti atom.
BINTANG NEUTRON (Neutron star): Bintang dingin, ditopang oleh tolak-menolak prinsip eksklusi antara neutron.
KONDISI TANPA BATAS (No boundary condition): Alam semesta terbatas tapi tanpa batas (dalam waktu imajiner).
FUSI NUKLIR (Nuclear fusion): Proses di mana dua inti bertumbukan menjadi inti yang lebih berat.
INTI (Nucleus): Bagian tengah atom, terdiri dari proton dan neutron yang diikat oleh gaya kuat.
AKSELERATOR PARTIKEL (Particle accelerator): Mesin yang menggunakan elektromagnet untuk mempercepat partikel bermuatan, menambah energinya.
FASE (Phase): Posisi gelombang dalam siklusnya pada waktu tertentu, mengukur apakah puncak, lembah, atau di antaranya.
FOTON (Photon): Kuanta cahaya.
PRINSIP KUANTUM PLANCK (Planck’s quantum principle): Cahaya atau gelombang klasik hanya dapat dipancarkan atau diserap dalam kuanta diskrit, energi sebanding dengan panjang gelombangnya.
POSITRON (Positron): Antipartikel elektron bermuatan positif.
LUBANG HITAM PRIMORDIAL (Primordial black hole): Lubang hitam terbentuk di awal alam semesta.
PROPORSIONAL (Proportional): ‘X proporsional terhadap Y’ berarti jika Y dikalikan angka, X juga dikalikan angka yang sama; ‘X terbalik proporsional terhadap Y’ berarti jika Y dikalikan angka, X dibagi angka itu.
PROTON (Proton): Partikel bermuatan positif, mirip neutron, kira-kira setengah partikel inti atom.
PULSAR (Pulsar): Bintang neutron yang berotasi, memancarkan pulsa radio reguler.
KUANTUM (Quantum): Unit tak terpisahkan di mana gelombang dipancarkan atau diserap.
KROMODINAMIKA KUANTUM (Quantum chromodynamics, QCD): Teori yang menjelaskan interaksi quark dan gluon.
MEKANIKA KUANTUM (Quantum mechanics): Teori dari prinsip kuantum Planck dan prinsip ketidakpastian Heisenberg.
QUARK (Quark): Partikel dasar bermuatan yang merasakan gaya kuat. Proton dan neutron terdiri dari tiga quark.
RADAR (Radar): Sistem menggunakan gelombang radio untuk mendeteksi posisi objek melalui pantulan pulsa.
RADIOAKTIVITAS (Radioactivity): Peluruhan spontan satu inti atom menjadi inti lain.
PERGESERAN MERAH (Red shift): Cahaya bintang yang bergerak menjauh tampak memerah karena efek Doppler.
SINGULARITAS (Singularity): Titik ruang-waktu dengan kelengkungan tak hingga.
TEOREMA SINGULARITAS (Singularity theorem): Teorema yang menunjukkan singularitas harus ada dalam kondisi tertentu.
RUANG-WAKTU (Space-time): Ruang empat dimensi yang titiknya adalah peristiwa.
DIMENSI SPASIAL (Spatial dimension): Salah satu dari tiga dimensi ruang; bukan dimensi waktu.
RELATIVITAS KHUSUS (Special relativity): Teori Einstein bahwa hukum sains sama bagi semua pengamat tanpa gravitasi.
SPEKTRUM (Spectrum): Frekuensi penyusun gelombang. Bagian tampak dapat dilihat sebagai pelangi.
SPIN (Spin): Sifat internal partikel dasar, terkait tapi tidak identik dengan konsep sehari-hari “berputar.”
KEADAAN STASIONER (Stationary state): Tidak berubah seiring waktu. Contoh: bola berputar konstan.
TEORI STRING (String theory): Teori fisika yang menjelaskan partikel sebagai gelombang pada string. String memiliki panjang tetapi dimensi lain tidak.
GAYA KUAT (Strong force): Gaya terkuat dari empat gaya fundamental; mengikat quark dalam proton dan neutron, serta proton-neutron membentuk atom.
PRINSIP KETIDAKPASTIAN (Uncertainty principle): Heisenberg: posisi dan kecepatan partikel tidak bisa diketahui dengan tepat bersamaan; semakin tepat satu, semakin tidak tepat yang lain.
PARTIKEL VIRTUAL (Virtual particle): Partikel yang tidak bisa langsung dideteksi tetapi memiliki efek terukur.
DUALITAS GELOMBANG/PARTIKEL (Wave/particle duality): Dalam mekanika kuantum, partikel bisa bersikap seperti gelombang dan gelombang bisa seperti partikel.
PANJANG GELOMBANG (Wavelength): Jarak antara dua puncak atau lembah gelombang berurutan.
GAYA LEMAH (Weak force): Gaya kedua paling lemah; jangkauan sangat pendek. Mempengaruhi semua partikel materi, tapi bukan pembawa gaya.
BERAT (Weight): Gaya gravitasi pada benda. Proporsional, tapi tidak sama dengan massa.
BINTANG PUTIH (White dwarf): Bintang dingin stabil, ditopang oleh tolak-menolak prinsip eksklusi elektron.
WORMHOLE (Wormhole): Tabung tipis ruang-waktu menghubungkan wilayah jauh alam semesta; bisa juga menghubungkan alam semesta paralel atau bayi, memungkinkan perjalanan waktu.

 

Like

1

Love

0

Haha

0

Wow

0

Sad

0

Angry

0

Artikel Terkait

Comments (1)

Leave a comment